Rabu, 10 November 2010

B. DASAR PEMIKIRAN BERDIRINYA RUMBA ZUL AISAR

DASAR PEMIKIRAN BERDIRINYA RUMBA ZUL AISAR

FAKTOR REALITAS LAPANGAN
  • Untuk mengalihkan perhatian anak dari ketergantungan pemainan addictive playstation, warnet, games online dll
  • Tersedianya berbagai fasilitas umum yang mendukung proses pembelajaran
  • Seperti gedung sekolah yang kosong, tempat-tempat ibadah, balai desa dan lain-lain yang masih belum dimanfaatkan secara optimal
  • Kecintaan dan minat baca pada buku para pengelola sangat tinggi
FAKTOR VISI PROGRAM
Ingin membuat program pembelajaran nonformal yang sekaligus berfungsi…
1. Pusat Bermain dan Pengembangan Diri Anak (self empowering)
  • Menerapkan kurikulum pendidikan berbasis keunggulan anak (mengembangkan diri anak)
    • Pembelajaran menekankan pada pengembangan kecerdasan majemuk
    • Mengoptimalkan potensi intelektual, emosional dan spiritual anak secara komprehensif dengan pendekatan yang sesuai jiwa anak
    • Model belajar terpadu yang mengintegrasikan teori belajar, psikologi anak, dan pendidikan berbasis keunggulan lokal
  • Menyalurkan bakat dan minat anak didik melalui unit-unit kreativitas yang tersedia di lingkungan sekitar
    • Mengembangkan keterampilan dan skill
    • Memperkenalkan pemanfaatan teknologi yang baik dan bijak
    2. Taman pendidikan islam
    • Pendidikan berbasis nilai-nilai islam, memanfaatkan masjid dan mushalla sebagai basis pendidikan utama
    • Mendekatkan diri dan bekerja-sama dengan islamic center seperti pondok pesantren dan lembaga pendidikan islam lainnya
    3. Taman bermain dan belajar anak
    • Pendidikan berbasis lingkungan, memanfaatkan lingkungan alam sebagai wahana belajar (sekolah alam)
      • Pengembangan metodogi pembelajaran anak berbasis luar ruangan
      • Menyelenggarakan sekolah alam berbasis outbond & permainan.
      • Alam, lingkungan, dan taman bermain sebagai tempat belajar.
      • Membangun kesadaran anak terhadap lingkungan alam dengan upaya seperti penanaman pohon, mebersihkan lingkungan, merapikan taman dll
    • Menfasilitasi adanya tempat bermain sebagai sarana pengembangan diri dan kreativitas anak.
      •  Taman yang ada disekitar lingkungan sekaligus sebagai pusat rekreasi masyarakat
    4. Pusat Pendidikan dan bacaan anak-anak sekitar, terutama dari keluarga miskin
    • Menyediakan program pendidikan alternatif dan belajar berbasis alam yang baik untuk anak-anak dari keluarga miskin.
    • Perwujudan semangat dari, untuk, dan bersama kaum dhua’fa.
    5. Community Learning Center
    • Menyediakan program pendidikan alternatif anak berbasis partisipasi masyarakat, tenaga pendidik mandiri dari masyarakat sendiri
    • Memberi kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi, dan mengembangkan keterampilan mengajar.
    • Membangun jejaring dan komunitas belajar.
    • Mendorong apresiasi masyarakat terhadap hasil karya, dan prestasi anak

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar